Ada hadits Nabi shallalahu 'alaih wa sallam, dan ini shohih mengatakan bahwa:
قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم : الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ
Rasulullah shallahu ‘alaih wa sallam: “seseorang itu akan bersama orang yang ia cintai” (Muttafaq ‘alayh)
Maksud hadits tersebut -seperti banyak dikatakan oleh Ulama- ialah seorang Muslim akan dibangkitkan nanti di hari kiamat dan dikumpulkan bersama orang-orang yang ia cintai.
Maka beruntung mereka yang mencintai orang-orang shalih, karena tempatnya indah dan nikmat. Karena sudah dijanjikan oleh Allah swt bahwa orang yang baik dan selalu beribadah menjadi golongan yang Abror dan tempatnya di surga. Jadi mencintai mereka sama saja membuat diri terselamtkan, terlebih lagi yang dicintai itu seorang Nabi Muhammad shallalahu 'alaih wa sallam.
Dan sungguh rugi mereka yang cinta bukan kepada orang-orang baik, karena mereka akan dikumpulkan bersama mereka di akhirat kelak, dan apakah mereka-mereka itu akan ditempatkan ditempat yang indah?